Langsung ke konten utama

Mengenal Fisioterapi

Fisioterapi adalah bentuk pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada individu atau kelompok untuk mengembangkan, memelihara dan memulihkan gerak dan fungsi tubuh sepanjang rentang kehidupan dengan menggunakan penanganan secara manual, peningkatan gerak, peralatan (fisik, elektroterapeutis, dan mekanis) pelatihan fungsi dan komunikasi. Ditahun penulis membuat artikel ini, jenis layanan kesehatan fisioterapi masih jarang terdengar/dikenal masyarakat Indonesia. 


Fisioterapi dilakukan oleh tenaga kesehatan yang sebelumnya harus melalui pendidikan fisioterapi yang diselenggarakan Lembaga Pendidikan Tinggi. Sekarang di negara kita sudah terdapat beberapa Perguruan Tinggi yang menyediakan Jurusan Fisioterapi mulai dari jenjang Diploma III hingga ke tingkat Sarjana. 

Beberapa kampus yang dimaksud adalah :
1. Universitas Hasanuddin Makasar, liat info lengkapnya disini
2. Universitas Udayana Bali, liat info lengkapnya disini
3. Universitas Muhammadiyah Surakarta, liat info lengkapnya disini
4. UNISA Yogyakarta, liat info lengkapnya disini
5. Universitas Esa Unggul Jakarta, liat info lengkapnya disini
6. Universitas Muhammadiyah Malang, liat info lengkapnya disini

Indonesia baru memiliki pendidikan fisioterapi hingga ke ranah Sarjana dan Profesi Fisioterapi saja. Negara lain seperti Amerika, Belanda, Thailand dan Australia sudah tersedia jenjang pendidikan spesialisasi fisoterapi layaknya dokter; semisal spesialis Paediatri, Orthopaedi, Neurologi dll. Peluang karir yang bisa dicapai dari profesi fisioterapi cukup menjanjikan mengingat jumlah tenaga kesehatan ini relatif masih sedikit di Indonesia.


Kesan awal yang datang dari kalangan non medis biasanya akan menyamakan fisioterapi dengan tukang pijat, Padahal Fisioterapi merupakan pelayanan kesehatan yang bersifat medis dan memerlukan pendidikan diperguruan  tinggi. Cakupan pembelajaran yang ada dalam fisioterapi cukup banyak mulai dari mata kuliah Anatomi, Fisiologi, Biomekanik, Kinesiologi, Patologi, hingga ke ranah khusus seperti neurologi, pediatri, geriatri, musculoskeletal, sports dan masih banyak lagi.


Fisioterapi punya andil pada berbagai macam penanganan penyakit atau kelainan baik itu dalam kesatuan tim dirumah sakit atau pada klinik khusus fisioterapi; kasus yang cukup sering ditangani fisioterapi cotohnya keluhan pada otot serta tulang yang menyebabkan keterbatasan aktifitas dan gerak, Mengoptimalkan mereka yang mengalami masalah terhadap tumbuh kembang anak, , maintenance kondisi fisik pasien, pasien pasca cedera, post stroke, post operasi atau perawatan lain yang memerlukan tirah baring lama.

Dalam praktik fisioterapi bagi kalian yang pernah atau akan berobat ke fisioterapi mungkin akan merasakan sedikit perbedaan saat dilakukan pemeriksaan hingga menjalankan terapi. Pada pemeriksaan awal mungkin tidak ada perbedaan yang begitu terasa karena diawal-awal seperti layaknya tenaga kesehatan lain akan banyak melakukan tanya jawab untuk menggali informasi tentang keluhan pasien dan histori penyakit. Di fase setelahnya fisioterapi umumnya akan memberikan tes khusus yang unik untuk mendapatkan diagnosanya. Terapi fisioterapi sendiri jarang sekali atau bahkan tidak pernah memberikan resep berupa obat-obatan oral atau dalam bentuk lain, yang ada hanya terapi dengan exercise, massage, metode khusus atau menggunakan perangkat alat tertentu. 

Tarif layanan fisioterapi itu beragam, biasanya jika jumlah terapi yang dibutuhkan banyak maka akan bertambah pula biayanya. Selain itu wilayah tempat prakrik tentunya berpengaruh juga, Hal ini terkait UMR (Upah Minimum Regional) di wilayah tersebut serta lokasi praktiknya apakah di kota atau pedesaan. Layanan fisioterapi ke rumah pasien atau home care umumnya akan lebih mahal dibandingkan saat ditempat praktik klinik atau rumah sakit. Namun jangan khawatir karena sekarang layanan fisioterapi bisa menggunakan BPJS dan sangat mungkin akan ditanggung oleh jasa asuransi swasta lain. Sebagai gambaran biaya fisioterapi di kota tempat tinggal penulis berkisar antara Rp.75.000 - Rp.200.000 untuk satu kali kunjungan. Ada juga yang menawarkan paket terapi per bulan atau beberapa kali pertemuan dengan nominal biaya yang lebih murah, menurut penulis penawaran tersebut cukup bijaksana Karena pasien yang memerlukan layanan fisioterapi memerlukan beberapa kali pertemuan bahkan ada yang sampai berbulan-bulan atau bahkan sepanjang usia kehidupan.

Jika masih penasaran tentang pekerjaan fisioterapi, Gambaran tentang apa dan bagaiamana pekerjaan seorang fisioterapi. maka penulis memiliki saran untuk menonton dua film yang menceritakan tentang kehidupan seorang fisioterapi. 

1. Just Wright


Film yang rilis tahun 2010 ini sangat menggambarkan pekerjaan seorang fisioterapis terutama di bidang Sports Rehab. Atlet Basket terkenal dari klub basket terkenal NBA mengalami cedera yang membuatnya tidak bisa bermain untuk sementara waktu. Kisah film ini terasa sangat seru saat si atlet pada akhirnya harus melakukan rehabilitasi bersama Fisioterapis.  


2. A Poem A Day

Lika-liku yang dihadapi seorang fisioterapis banyak ditemui di film ini, kisah bermula dari seorang fisioterapis perempuan yang bekerja sebagai pegawai kontrak di salah satu rumah sakit di kota Seoul. Hal menarik di film serial korea ini adalah terdapat banyak scene yang menurut penulis realistis terjadi di dunia nyata. Beberapa diantaranya ada juga yang mirip dengan realitas yang terjadi di Indonesia. 

Referensi :
1. PERMENKES RI NO.80 Tahaun 2013 tentang penyelenggaraan dan pekerjaan dan praktik fisioterapi. bisa di download di sini
2. Hotcourse Indonesia, buat yang ingin mencari program S2 fisioterapi yang ada diluar negeri bisa cek di sini

Komentar